Perkembangan Internet Tertinggal Dibanding Seluler

Kebutuhan data informasi dari internet makin hari akan makin besar. Namun, hingga kini, persentase antara pengguna telepon seluler dengan pengguna internet masih jauh timpang.

Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh mengatakan saat ini pengguna telepon seluler di Indonesia mencapai 60 juta orang. Namun, pengguna internet baru 6 persen dari penduduk Indonesia atau sekitar 14,4 juta pengguna. “Perkembangan telepon seluler sangat luar biasa, sementara internet masih jauh tertinggal,” katanya di Surabaya, Sabtu (1/9).
Nuh mengatakan di masa mendatang kebutuhan akan informasi dan data lebih penting daripada sekadar kebutuhan pada suara. Saluran untuk kebutuhan data adalah melalui internet.

Namun, untuk mendorong perkembangan internet di Indonesia masih memerlukan kerja keras, sebab infrastruktur masih belum mendukung perkembangan internet. Salah satu usaha yang dilakukan adalah mengoptimalkan pembangunan serat optik.

Pembangunan serat optik akan terpusat pada Indonesia Timur. Untuk pengembangan Indonesia Timur tahun 2008 ini diharapkan selesai pembangunan 10 ribu kilometer sambungan kabel serat optik dengan total investasi mencapai Rp 4 triliun.

Sementara Indonesia Barat perhatian terfokus pada mengintegrasikan beberapa wilayah. Karena banyak daerah di Indonesia Barat sudah terdapat kabel serat optik namun belum terintergrasi. “Diharapkan tahun 2009 mendatang Indonesia Timur dan Indonesia Barat terintegrasi,” tegasnya

Tinggalkan Balasan