PEKALONGAN– Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah yang dialami dua penjambret yang nekat beraksi siang hari kemarin. Keduanya babak belur di hajar massa. Sialnya, keduanya juga tertabrak angkutan kota yang kebetulan melintas dari arah berlawanan di jalan raya Bojong , Pekalongan.
Penjambret naas itu adalah Agus Susilo, 26 dan Andang Heri Supriyanto, 25 warga Dukuh Seturi, Kelurahan Bandengan, Pekalongan. Keduanya kepergok massa saat membawa kabur sebuah dompet berisi hanphone milik Winarsih.
Mulanya, kedua pemuda penggangguran itu mengendarai Yamaha Vega G 3437 PA. Melihat Winarsih melintas di jalan raya Bojong dengan menenteng tas kecil dari arah Utara ke Selatan, dua jambret kampung ini langsung menyambar tas tersebut. Lalu tancap gas kabur kearah berlawanan. Korban pun langsung berteriak. Tak ayal lagi, warga yang kebetulan melintas langsung mengejar pelaku.
Mungkin karena gugup, saat membelok di pertigaan Toko Abata, keduanya tak mneguasai laju motor. Sehingga menabrak angkot Jurusan Kajen yang melaju dari arah berlawanan. Melihat kedua jambret itu terguling jatuh, warga yang mengejar pelaku pun langsung menghajarnya. Setelah babak belur, selanjutnya, warga menyerahkan ke polisi. Kini kedua penjabret nahas itu meringkuk di sel Mapolsek Wiradesa. Didepan polisi, keduanya mengaku baru pertama kali menjambret. Sepeda motor pelaku dan hanphone Nokia type 6300 di amankan sebagai barang bukti.
DIarsipkan di bawah: Hukum&Kriminal